Minggu, 27 Maret 2011

Mengertilah ..

setiap kesunyian datang aku mnyusuri remah-remah embun di persawahan yg sering kita datangi .
kadang loncatan belalang ikut trtawa brsma kita .
kini saat musim brgnti ,
smua.a brubah mnjadi awan kemudian hujan .
menghapus jejak2 kita .
dan..
akhirnya kau dan aku hnyut dlm knangan yg terbias biru .
di keesokan harinya ,
aku tak lagi menjumpaimu krna aku lihat diriku tlah brubah mnjadi awan di spanjang musim .
yg kadang putih dan kadang gelap ,
kadang aku ikut menangis brsama bumi yg kering dan jauh dari rasa peduli .
sedangkan kau telah berubah menjadi pelangi yg selalu brwarna sepanjang masa .
mungkin inilah jawabn dari setiap prtanyaan dan kenyataan dr smua alasan .
cerita kau dan aku tak mungkin indah seperti biasa .
:-(

1 komentar:

risqy
21 Mei 2012 pukul 23.42

keren sist puisinya :)

Posting Komentar