Tampilkan postingan dengan label Info Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Maret 2011

Nyemil ??? hal yang paling santai dan mengasikkan . Hasrat mengunyah camilan seringkali tak tertahan menjelang sore hari. Tak perlu cemas dengan serangan yang bisa memicu peningkatan berat badan dan risiko kesehatan ini. Yang penting jeli memilih jenis camilan sehat bebas bahan pengawet.
Camilan berbahan dasar jagung mungkin bisa Anda coba. Jagung memiliki kandungan nutrisi tinggi yang bermanfaat bagi tubuh.
Siapa tak kenal jagung , Jagung kaya vitamin B1 yang bermanfaat untuk memetabolisme karbohidrat dalam tubuh, dan vitamin B5 yang membantu fungsi-fungsi fisiologis, dan vitamin C yang membantu melawan penyakit. Sedangkan kandungan folatnya membantu menghasilkan sel-sel baru di dalam tubuh.
Asam folat pada jagung juga dapat mencegah cacat pada janin. Sebagai makanan tinggi serat, jagung pun berperan menurunkan kadar kolesterol, mengurangi risiko kanker usus besar, serta menurunkan kadar gula dalam darah. Para ahli pun merekomendasikannya untuk penderita Anemia.

Jadi, jangan ragu mengonsumsi jagung baik sebagai teman makan malam atau hanya sekedar camilan. Tidak hanya mudah diolah, jagung juga sangat menyehatkan bagi tubuh Anda dan keluarga. Buatlah jagung sebagai bahan dasar camilan di sore hari menjelang makan malam.
Selain dapat di buat puding atau bolu, Anda pun dapat dengan mudah menemukan keripik jagung di supermarket terdekat.

Minggu, 06 Maret 2011


Mereka adalah yang terkena obesitas. Anda tau Obesitas?? Itu lho Kelebihan berat badan atau kegemukan.Untuk tau lebih lanjut , baca di bawah ini :
Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan.
Setiap orang memerlukan sejumlah lemak tubuh untuk menyimpan energi, sebagai penyekat panas, penyerap guncangan dan fungsi lainnya. Rata-rata wanita memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan pria[rujukan?]. Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah sekitar 25-30% pada wanita dan 18-23% pada pria. Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30% dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25% dianggap mengalami obesitas.
Seseorang yang memiliki berat badan 20% lebih tinggi dari nilai tengah kisaran berat badannya yang normal dianggap mengalami obesitas.
Obesitas digolongkan menjadi 3 kelompok:
  • Obesitas ringan : kelebihan berat badan 20-40%
  • Obesitas sedang : kelebihan berat badan 41-100%
  • Obesitas berat : kelebihan berat badan >100% (Obesitas berat ditemukan sebanyak 5% dari antara orang-orang yang gemuk).
Perhatian tidak hanya ditujukan kepada jumlah lemak yang ditimbun, tetapi juga kepada lokasi penimbunan lemak tubuh. Pola penyebaran lemak tubuh pada pria dan wanita cenderung berbeda. Wanita cenderung menimbun lemaknya di pinggul dan bokong, sehingga memberikan gambaran seperti buah pir. Sedangkan pada pria biasanya lemak menimbun di sekitar perut, sehingga memberikan gambaran seperti buah apel. Tetapi hal tersebut bukan merupakan sesuatu yang mutlak, kadang pada beberapa pria tampak seperti buah pir dan beberapa wanita tampak seperti buah apel, terutama setelah masamenopause.

Seseorang yang lemaknya banyak tertimbun di perut mungkin akan lebih mudah mengalami berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan obesitas. Mereka memiliki risiko yang lebih tinggi. Gambaran buah pir lebih baik dibandingkan dengan gambaran buah apel.
Untuk membedakan kedua gambaran tersebut, telah ditemukan suatu cara untuk menentukan apakah seseorang berbentuk seperti buah apel atau seperti buah pir, yaitu dengan menghitung rasio pinggang dengan pinggul. Pinggang diukur pada titik yang tersempit, sedangkan pinggul diukur pada titik yang terlebar; lalu ukuran pinggang dibagi dengan ukuran pinggul. Seorang wanita dengan ukuran pinggang 87,5 cm dan ukuran pinggul 115 cm, memiliki rasio pinggang-pinggul sebesar 0,76. Wanita dengan rasio pinggang:pinggul lebih dari 0,8 atau pria dengan rasio pinggang:pinggul lebih dari 1, dikatakan berbentuk apel.


Kulit ketiak yang hitam menjadi kendala untuk memakai baju tak berlengan . Kini ada kiat-kiat merawat kulit ketiak yang dikutip dari carefair ini bisa membantu Anda:

1. Pengelupasan
Kulit hitam di daerah ketiak bisa jadi merupakan kumpulan sel kulit mati. Untuk itu, yang harus Anda lakukan adalah membuang semua sel kulit mati tersebut dan menggantinya dengan yang baru. Beberapa produk kecantikan menyediakan krim khusus kulit ketiak yang bisa Anda gunakan. Secara alami, pengelupasan juga bisa dilakukan dengan menggosok kulit ketiak menggunakan spons mandi atau loofah. Dengan menggosoknya, akan memancing sel-sel kulit membentuk lapisan baru yang telah rusak.

2. Memilih pisau cukur

Bulu-bulu ketiak yang tidak tercukur dengan sempurna akan menghambat pori-pori dan membuat kulit di sekitarnya menghitam. Untuk menghindarinya, pilihlah pisau cukur yang berkualitas. Jangan pernah menggunakan pisau tumpul saat mencukur bulu ketiak. Waxing juga bisa menjadi jalan keluar yang baik, karena metode ini bisa mencabut bulu ketiak hingga ke akar, sehingga tidak tertinggal di kulit ketiak Anda.

3. Memilih deodoran

Deodoran pilihan Anda bisa jadi merupakan penyebab menghitamnya kulit di sekitar ketiak. Mungkin kandungan di dalamnya tidak sesuai dengan kulit Anda sehingga membuatnya menjadi hitam. Daripada berisiko, Anda bisa mencegah bau ketiak dengan 'deodoran alami'. Setelah mandi, gunakanlah baking soda di ketiak Anda. Baking soda juga bisa membunuh bakteri penyebab bau tidak sedap di ketiak.

4. Memutihkan kulit
Beberapa merek produk kecantikan juga mengeluarkan pemutih khusus kulit ketiak. Anda juga bisa mencobanya sebagai solusi. Ingin yang alami? Gunakan perasan jeruk lemon di ketiak Anda setiap mandi. Perasan jeruk lemon adalah bahan pemutih kulit yang alami.
Rambut putih(uban) adalah salah satu hal yang tidak di inginkan oleh remaja yang belum waktunya berambut putih. Hal itu ada penyebabnya.Salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi timbulnya uban sebelum waktunya adalah dengan mempelajari penyebabnya. Seringkali, kebiasaan kitalah yang mendorong munculnya si rambut putih itu.

1. Kebiasaan merokok
Racun-racun yang ada di dalam rokok membuat tubuh mengalami penuaan dini. rambut pun ikut memutih karenanya. Jika tak ingin uban muncul sebelum waktunya, berhentilah merokok.

2. Stres

Saat mengalami stres, metabolisme tubuh terganggu secara keseluruhan. Ketidakseimbangan dalam tubuh membuat efek yang beragam. Termasuk timbulnya uban. Maka sebisa mungkin hindari stres. Tenangkan diri Anda setiap ada tekanan yang berat.

3. Perhatikan pola makan
Uban juga bisa disebabkan karena jaringan protein yang rusak dalam tubuh karena pola makan yang salah. Untuk itu, perhatikan benar nutrisi yang masuk ke tubuh Anda.

4. Pemakaian zat kimia berlebihan di rambut
Tak hanya pola makan yang dapat merusak jaringan protein di rambut. Pemakaian produk kimia di rambut seperti cat dan obat keriting juga bisa membuat jaringan rambut rusak. Uban pun muncul karenanya. Oleh karena itu, jangan terlalu sering menggunakan mengguanakan produk-produk tersebut. Jika Anda mengecat atau mengeriting rambut, pastikan untuk menggunakan shampo dan pelembab khusus untuk menjaga kesehatan rambut.

Jika uban telah terlanjur muncul, jangan buru-buru putus asa. Munculnya uban adalah karena produksi pigmen rambut yang bernama melanocytes telah berkurang. Untuk itu beberapa bahan makanna bisa membuat produksi pigmen tersebut bertambah. Sehingga uban Anda akan berkurang dan tidak muncul kembali.

Bahan-bahan mengandung zat besi adalah yang paling utama. Zat besi adalah nutrisi yang merangsang produksi melanocytes. Jangan lupa untuk sellau mengkonsumsi sayuran hijau dan daging merah yang cukup untuk mendapatkan jumlah zat besi yang sesuai.

Tak ada salahnya untuk mengkonsumsi multivitamin yang lengkap untuk menjaga keseimbangan nutrisi dalam tubuh. Multivitamin juga akan melindungi tubuh dari serangan penyakit.

Jika pola makan Anda sudah benar namun uban tetap muncul, mungkin liburan jalan keluarnya. Keluarlah dari rutinitas sehari-hari yang membuat Anda stres. Liburan akan membuat Anda lebih rileks, sehingga metabolisme tubuh kembali berjalan normal. Uban pun hilang. 
Disainer ternama Ichwan Thoha, Oka Diputra, dan Priyo Oktaviano, serta penulis mode Irma Hardisurya, beauty icon Kintan Umari, dan pengorbit model Fritz Panjaitan dari F Models, membeberkan triknya:


Baju seperti apa yang bisa memberi efek langsing? 

Irma Hardisurya: Kenakan busana berwarna gelap dengan aksen meninggi, bisa berupa motif garis vertikal, detil deretan kancing, jahitan dan lipit dengan asesori yang ukurannya sedang atau seimbang dengan tubuh. Pilih juga bahan baju yang jatuhnya luwes mengikuti gerak tubuh dan tidak terlalu ketat atau terlampau longgar.

Priyo Oktaviano: Pakailah busana dengan siluet H atau boxy.

Oka Diputra: Warna hitam dengan mudah memberi ilusi langsing. Contohnya sack dress hitam sepanjang lutut.

Ichwan Thoha: Untuk atasan, pilih yang berkerah bentuk V yang cukup rendah, boat neckline atau off-shoulder, dan sebaiknya atasan ini tidak dimasukkan ke dalam celana atau rok. Celana lebih efektif dalam melangsingkan dan bila mau memakai ikat pinggang, posisikan dia di pinggul. Pilih atasan berupa terusan yang panjangnya mencapai pinggul atau paha seperti tunik.

Kintan Umari: Kenali dulu bentuk tubuh kita. Meski tubuh sudah langsing, tapi kalau salah pilih busana bisa terlihat tak langsing. Bila tungkai kaki tidak panjang, sepatu hak tinggi selalu bisa diandalkan. Baju yang mengikuti potongan badan tapi tidak ketat selalu memberi kesan meninggi.

Fritz Panjaitan: Pakailah busana yang simple. Untuk kemeja misalnya, tak selalu harus bermotif dan ada baiknya kancing teratas kemeja tidak dikancingkan agar leher tampak jenjang. Untuk celana, pilih celana tanpa motif berpipa lurus dan bersih tanpa lipatan di bagian depannya. Cobalah gaya santai tetapi tetap stylish yang simple yaitu, kemeja lengan panjang yang dilipat lengannya, tambahkan ban pinggang warna netral seperti biru tua dan celana jeans berwarna indigo. Orang yang melihat anda akan lebih terkesima melihat gaya anda, dari pada bentuk badan anda.


Lalu, gaya seperti apa yang harus dihindari supaya tetap terlihat langsing? 

Kintan Umari: Motif besar-besar umumnya berkesan lebar. Baju yang memiliki banyak lipit juga berkesan besar.

Ichwan Thoha: Baju berwarna terang, rok, dan atasan berkerah tinggi.

Fritz Panjaitan: Jangan pernah memakai pakaian yang bermotif besar. Jika pun ingin ada motif, sebaiknya menghindari motif garis horizontal yang akan membuat badan terluhat semakin lebar.

Oka Diputra: Jauh-jauh dari baby doll jika gaun tersebut berpotongan empire line! Rok menggelembung juga pilihan yang buruk bila ingin tampak langsing.

Priyo Oktaviano: Hindari busana dengan banyak aksen kerut-kerut. Jangan memakai banyak layer atau tumpuk-tumpuk seperti atasan dengan cardigan tebal atau jaket.
Irma Hardisurya: Perhatikan keseimbangan. Panjang baju yang tidak seimbang dengan proporsi tubuh akan membuat kita terlihat pendek dan gemuk. Baju dan pakaian dalam terlalu ketat (kekecilan) akan menonjolkan bagian-bagian yang seharusnya disamarkan. Hindari pula baju berbahan kaku, tebal atau berat, menempel di tubuh, kusut, mengkilat, bertekstur kuat dan bermotif horizontal
Sumber: Muhammad Reza

Minggu, 27 Februari 2011

Makan belalang , sepertinya aneh. Tetapi tidak di beberapa di Indonesia. Contohnya di Wonosari , Jawa Tengah , belalang di sajikan dengan cara di goreng , tumis , bahkan menjadi bacem.Lain lagi di Surabaya , orang sana membuatnya menjadi rempeyek belalang.Belalang menjadi panganan yang sama seperti makanan yang lain , lagi pula menurut mereka yang memakannya , belalang mempunyai cita rasa yang enak tidak kalah sama ayam dan  banyak mengandung protein.
Protein??? Bikin orang menjadi pintar dong?? yuppphh betul .
Menurut ahli nya , belalang mengandung protein 39 - 60 % , lemak , posfor , dan zat-zat lain yang penting bagi tubuh kita . Seperti ikan , bangkai belalang juga halal untuk di makan.
Jadi , bagi yang belum pernah makan , cobain deh panganan belalang yang kaya akan protein itu. :)

Selasa, 04 Januari 2011

 
Secara umum didefinisakan Insomnia suatu kesulitan untuk tidur, atau bertahan tidur, atau tidur dengan nyenyak. Dampaknya adalah distress (stres yang mengganggu) yang pada keesokan harinya bermanifestasi sebagai rasa lemas, lesu, menurunnya kemampuan berpikir, serta menjadi mudah tersinggung.

Jenis penyakit insomnia ada 3 yaitu :
  1. Susah tidur (sleep onset insomnia)
  2. Terbangun di tengah malam (sleep maintenance insomnia)
  3. Bangun lebih cepat (early awakening insomnia)
Beberapa penyebab insomnia adalah sebagai berikut :

  • Masalah psikis yang terganggu. Walaupun dapat menyerang semua usia tapi kebanyakan meningkat seiring usia. Ini mungkin dikarenakan semakin bertambah tua biasanya orang bertambah stres.
  • Memiliki penyakit yang memang dapat mengganggu tubuh seperti asma, demam dll.
  • Lingkungan tempat tinggal yang memang menganggu. (tetangga ribut, lampu menyala)
  • Mempunyai kebiasaan buruk seperti minuman keras, kopi menjelang tidur dsb.
  • Menggunakan ranjang untuk kegiatan lain seperti bekerja, membaca buku. Gunakan ranjang hanya untuk tidur. Supaya kalau tidur bawaannya ya ngantuk bukannya insomnia.
  • Dan ada sebuah kabar burung bahwa wanita lebih rentan terkena penyakit insomnia ini dibanding pria.
  • Makan sayuran kangkung juga bisa mengurangi insomnia..
Menurut dr. H. Chudahwan Manan DSPD, Gastroeterolog FKUI RSCM, penyakit ini memang disebabkan oleh meningkatnya produksi asam lambung. Dan menurut sejumlah ahli penyakit pencernaan, bakteri Helicobacter Pylori, bisa menjadi pemicu timbulnya penyakit.
Orang tidak akan menduga bahwa jika penyakit ini juga bisa disebabkan oleh keberadaan bakteri. Karenanya, gastroenterolog atau dokter ahli pencernaan belakangan banyak membicarakan makhluk renik ini. Panjang H. pylori 2 – 3 mikron dan lebarnya 0,5 mikron. Bentuknya seperti spiral berekor diselubungi lapisan mirip rambut atau flagela.Dalam keadaan tidak aktif, makhluk ini berubah bentuk menjadi cocoid yang berlindung dalam kapsulnya. Begitu keadaan memungkinkan baginya untuk aktif, dengan gesitnya ia bergerak. Ia bersarang dan berkembang biak dalam lapisan mukus perut, dalam suasana asam tinggi.
Bakteri ini memerlukan urea (hasil akhir utama dari metabolisme protein mamalia) serta hemin (pigmen merah dalam darah) untuk berkembang biak. Ternyata hanya sel-sel jaringan mukus dalam lambung yang dapat menyimpan nutrisi esensial ini. Tentunya, kalau tidak dibasmi, akan tumbuh subur dan bisa bertahan hidup sampai puluhan tahun dalam lambung manusia sambil menggegoroti daerah di sekitar “rumahnya”. Karena lambung tempat hidup paling nyaman baginya, dia ogah bermigrasi ke organ pencernaan lain seperti usus besar, esofagus.
Penyakit yang diakibatkan oleh bakteri ini tidak bedanya dengan penderita sakit maag biasa. Yakni mual kembung dan nyeri. Hanya, bedanya berulang kali penyakitnya kambuh. Hanya, pada kasus terparah bisa sampai mengakibatkan muntah dan berak darah.
Karena latar belakangnya itu, maka bakteri ini juga berindah dengan perlakuan menusia yakni melalui ludah dan masuk ke mulut. Misalnya penggunaan gelas, sendok, atau piring makan secara bersama-sama. karena kurang higienis, makanan bisa terkontaminasi faeses yang mengandung bakteri itu.
Dari hasil penelitian dunia gastroenterologi, terjadinya tukak lambung atau tukak usus ternyata bakteri ini 100% memiliki peran. Bahkan berdasarkan diagnosa beberapa pasien yang datang ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, 90% pasien positif mengidap H.Pylori. Pada pasien penderita gastritik kronik aktif, bakteri ini didapatkan pada 80% kasus. Sedangkan pada penderita tukak lambung 70 – 80%. Bahkan, pada tumor lambung sekitar 60%.
Kata dr. Manan, sumber bakteri ini memang masih dipertanyakan, apakah air yang digunakan untuk mencuci sayuran mentah atau saat mencuci alat makan. Namun cara untuk menemukan bakteri ini perlu menjalani dua tahapan. Yakni cara noninvasif dan invasif.
Noninvasif artinya melalui darah, diperiksa antibodi penderita terhadap bakteri ini. Semakin tinggi antibodinya, semakin besar kemungkinan terinfeksi bakteri ini. Pemeriksaan noninvasif juga bisa dilakukan melalui tinja, urine, atau ludah. Namun, pada anak-anak justru tes melalui urine hasilnya lebih memuaskan. Tes H. pylori melalui darah pada bayi ternyata hasilnya tidak memuaskan walaupun antibodi sang ibu dengan H. pylori positif muncul dalam darah si bayi.
Sedangkan cara invasif dilakukan dengan pengambilan jaringan lambung dengan alat endoskopi. Ada lagi tes urease cepat (RUT, Rapid Urease Test), yakni setelah diambil sampel jaringan lambung, selanjutnya dikulturkan dalam gelas yang sudah diisi cairan khusus. Setelah didiamkan 20 – 60 menit terjadilah perubahan warna (warna merah menunjukkan H. pylori positif tinggi). Jaringan lambung itu dikulturkan dalam konsentrasi oksigen rendah (5%). Tes tidak bisa dilakukan dengan konsentrasi oksigen tinggi.
Ada lagi urea breath test yakni pemeriksaan berdasarkan penelitian napas. Melalui suatu alat khusus, dilihat reaksi kimianya. Pasien diberi minuman yang mengandung unsur urea(13C) ditandai elemen isotopik karbon nonradioaktif. Bila hasilnya positif, gas karbon dioksida 13C akan muncul dalam 10 – 20 menit, berarti bakteri menghancurkan urea. Sebaliknya, kalau hasilnya negatif, unsur 13C karbon dioksida tidak muncul. Pemeriksaan seperti ini belum dilakukan di Indonesia karena alatnya mahal.
Untuk menghilangkan bakteri ini dalam tubuh pasien, menurut dr. Manan tidak mudah. Karena tahapan pengobatan dengan pemberian Three durg treatment yakni tetracyline(TC), metronidazole (MNZ), dan amoxicilin (AMPC) atau clarithromycin (CAM) tidak banyak membuahkan hasil. Bahkan cara penggunaan obat yang keliru bisa menimbulkan efek samping berupa reaksi alergi kulit dan nyeri lambung.
Dianjurkan dr. Manan jika sakit lambung yang tidak kunjung sembuh sebaiknya diperiksa secara lebih teliti. Penyakit maag memang merupakan penyakit umum yang biasanya dapat disembuhkan dengan obat jenis antasid. “Tapi kalau setelah dua minggu diobati penyakitnya tidak juga sembuh, jangan segan-segan untuk memeriksakan diri kembali,” katanya.
Sumber: Indosiar.com

Beberapa hal yang memicu penyakit maag bangkit kembali, adalah:
1. Kopi, teh atau minuman lain yang mengandung kafein
Kafein dapat mengendurkan lower esophageal sphincter (LES), katup antara lambung dan tenggorokan, sehingga menyebabkan gas di lambung naik hingga kerongkongan.
2. Coklat
Coklat mengandung konsentrasi teobromin (sebuah senyawa yang secara alami ada di tanaman seperti cocoa, teh dan kopi), yang akan melemaskan otot LES, memicu asam lambung naik ke kerongkongan.
3. Makanan Berminyak dan Berlemak
Makanan tersebut cenderung lambat dicerna, membuat makanan tinggal lebih lama di lambung. Hal ini dapat membuahkan peningkatan tekanan di lambung, yang pada akhirnya akan meningkatkan tekanan terjadinya pelemahan LES. Jika LES melemah, asam lambung akan naik ke kerongkongan.
4. Tomat dan produk Berbahan Dasar Tomat
Makanan tersebut semuanya meningkatkan peluang melemahnya katup LES yang membuat asam lambung naik
5. Alkohol
Alkohol bekerja melenturkan katup LES, sehingga menyebabkan refluks, atau berbaliknya asam lambung ke kerongkongan. Alkohol juga meningkatkan produksi asam lambung.
6. Rokok
Bahan kimia pada asap rokok dapat melemahkan katup saat dia melewati paru-paru masuk kedalam darah.
7. Makan dalam jumlah Besar
Perut yang ‘penuh’ dapat memberikan tekanan ekstra pada katup LES, yang akan meningkatkan peluang terjadinya kejadian berbaliknya sejumlah makanan ke kerongkongan.
8. Buah asam dan Jus
Buah-buahan yang berasa asam berikut produknya, seperti jus, berperan dalam melenturkan LES.
9. Makan antara 2-3 Jam Sebelum tidur
Berbaring dengan perut penuh dapat menyebabkan isi perut menekan katup LES, meningkatkan peluang terjadinya refluks makanan ke kerongkongan.
10. Pakaian Terlalu Ketat
Pakaian yang memeluk terlalu ketat di sekitar perut akan menekan perut, sehingga makanan akan terdorong naik mendorong katup LES. Pakaian yang dapat menimbulkan masalah semacam ini antara lain korset dan mengencangkan ikat pinggang terlalu ketat…
11. Telat makan
12. makan makanan yang pedas, seperti cabai, merica, dll
13. makan sayuran2an seperti kol, bayam, kangkung, sawi dan hampir semua yang sayuran dedaunan yang hijau.
Obat untuk penyakit maag , daun pohon RUKAM yang terdapat di Sumatera

Sedikit tentang POHON RUKAM (catatan dari penelitian IPTEK)
Rukam berperawakan pohon kecil, tingginya 5-15(-20) m; batang dan percabangannya yang tua biasanya bengkok bengkok, beralur dan bercabang-cabang di dekat pangkalnya; batang yang muda beserta cabang-cabangnya berduri keras dan mengayu, bercabang-cabang atau tidak, panjang duri mencapai 10 cm; pohon yang diperbanyak dengan klon biasanya tidak berduri. Daunnya berbentuk lonjong sampai bundar telur atau jorong sampai lanset-lonjong, berukuran {(6,5-)10-15(-18)} cm x {4-7(-9)} cm, tak berbulu atau berbulu pada tulang tengah dan peruratan daunnya, lembaran daun sebelah atas seringkali berkilap, berwarna hijau tua, pada saat daun masih muda berwarna merahkecoklatan dan menggantung, pinggiran daun bergerigi kasar; tangkai daun panjangnya 5-8 mm. Perbungaannya berbentuk tandan berbunga sedikit, berukuran pendek, berada di ketiak daun, berbulu halus; gagang bunga panjangnya 3-4 mm; bunga berwarna kuning kehijau-hijauan, umumnya berkelamin tunggal; daun kelopak 4 helai, jarang 3-6 helai; tidak berdaun mahkota; bunga jantan bercuping cakram 8, berdaging, berwarna jingga atau putih kekuning-kuningan, berbenang sari banyak sekali; bunga betinanya biasanya tak berbenang sari, tangkai putik 4-6(-8), lepas-lepas, kepala putiknya kurang tegas, bercuping dua. Buahnya bertipe buah buni yang bentuknya bulat, bulat gepeng sampai bulat telur sungsang, berdiameter 2-2,5 cm, berwarna hijau muda sampai merah jambu atau hijau-lembayung sampai merah tua, berdaging keputih-putihan, banyak mengandung air yang asam rasanya; di ujung buah masih ada bekas tangkai putik kecil-kecil sebanyak 4-6(-8), mirip paruh, dalam bentuk lingkaran. Berbiji pipih, sebanyak 4-7 butir. Kandungan Buah rukam yang telah berwarna merah-lembayung tua memiliki daging buah berwarna putih. Analisis per 100 g bagian yang dapat dimakan di Filipina menunjukkan perbandingan sebagai berikut: 77 g air, 1,7 g protein, 1,3 g lemak, 15 g karbohidrat, 3,7 g serat, dan 0,8 g abu. Nilai energinya 345 kJ/ 100 g.
Syarat Tumbuh
Rukam tumbuh di lingkungan tropik basah pada ketinggian sampai 1500 m dpl., tetapi dijumpai juga yang tumbuh liar pada ketinggian 2100 m dpl. Habitat alaminya adalah hutan primer dan sekunder, seringkali dijumpai di sepanjang sungai, dan rukam ini tumbuh di bawah naungan atau di lahan terbuka. Pohon rukam tampaknya dapat beradaptasi dengan baik pada berbagai suhu, curah hujan, dan tipe tanah.

CARA PENGOBATAN
Ambil DaunRukam, lalu dijemur hingga kering.
1. Rebus 3-5 helai daun yang sudah kering dengan 1-1,5 gelas air
2. diamkan sampai mendidih hingga airnya berwarna seperti air teh
3. tuangkan dalam gelas dan dinginkan
4. minum 1-2 kali sehari pagi dan sore

Bagi permulaan penyembuhan, dapat dilakukan sampai 2 minggu, kemudian bisa dikurangi 1 kali sehari hingga anda merasa sembuh.

Jumat, 17 Desember 2010

Apakah Anda memiliki nafsu makan yang besar dan cenderung tidak terkendali? Bisa jadi jawabannya adalah karena Anda menikmati makanan yang mengandung bahan adiktif yang membuat candu.

Apa sajakah bahan makan yang tergolong bahan adiktif itu? Berikut daftarnya:
1. Sodium nitrit

Bahan kimia ini memiliki fungsi sebagai pengawet, pemberi warna, dan pemberi rasa. Biasanya Sodium nitrit banyak terdapat pada produk olahan daging dan ikan asap. Tidak hanya membuat seseorang menjadi kecanduan tetapi juga bisa meningkatkan resiko kanker.


2. BHA dan BHT

Butylated hydroxyanisole (BHA) dan butylated hydrozyttoluene (BHT) adalah antioksidan yang digunakan untuk mencegah makanan dalam kemasan berbau tengik dan berminyak. Bahan kimia ini banyak terdapat pada makanan seperti sereal, permen karet, keripik kentang, dan minyak sayur.



3. Propyl gallate

Propyl gallate juga termasuk bahan pengawet makanan dalam kemasan. Fungsinya sama seperti BHA dan BHT, dan pada sehari-harinya sering digunakan secara bersamaan. Bahan ini banyak ditemukan pada produk daging olahan, permen karet, dan kaldu ayam kemasan.


4. Monosodium glutamat

Monosodium glutamat atau MSG biasa digunakan sebagai penyedap masakan. Pada beberapa orang, MSG bahkan dapat memunculkan gejala alergi, seperti sakit kepala dan mual. Untuk itu kurangilah penggunaan MSG dalam masakan. Anda bisa menggunakan bahan-bahan segar untuk mendapatkan cita rasa lezat tanpa MSG pada makanan yang Anda buat sendiri.